Tahun Ajaran 2013/2014 PSB Kota Siantar Melalui Tes

METRO SIANTAR Online

SIANTAR – Tahun ajaran 2013/2014 mendatang, PSB (Penerimaan Siswa Baru) di sekolah negeri, baik SMP, SMA dan SMK di Kota Pematangsiantar, harus melalui tes uji. Penilaian lulus atau tidaknya seleksi, 40 persen dari nilai Ujian Nasional (UN) dan 60 persen dari tes ujian.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Siantar Setia Siagian, Minggu (20/1) mengatakan, untuk tahun ini PSB sudah melalui tes uji di seluruh sekolah negeri yang ada di Kota Siantar. “Untuk tahun ini seluruhnya sudah melalui tes uji untuk PSB. Hal itu mengacu kepada SK Walikota dan telah di eksaminasi. Tidak hanya itu, DPRD juga telah dikonfirmasi dan menyetujui proses PSB tersebut,” terangnya.

Katanya, untuk proses ataupun jadwal ujian, tes uji PSB dimulai di SMP Negeri 1 di Jalan Merdeka dan SMA Negeri 4 di Jalan Pattimura. Perhitungan nilai seleksi ujian yakni  40 persen dari UN dan 60 persen dari tes uji.

“Untuk perhitungan nilai, semua dilakukan melalui sistem komputer. Dalam proses ini, jika ujian dilaksanakan hari ini, nilainya akan keluar besok. Sistem komputerisasi akan menggabungkan nilai perbandingan. Sehingga pelaksanaan ataupun penyeleksian benar-benar akurat,” ujarnya.

Menurut Setia, setelah nilai keluar, diberikan waktu hingga satu minggu untuk pelaksanaan tes uji di sekolah negeri lainnya. Itu diperuntukkan, guna memberi kesempatan bagi siswa yang tidak lulus, bisa kembali ikut tes uji di sekolah lain.

“Untuk tahun ini kita mencoba tes uji se-kreatif mungkin. Diperingatkan juga bahwa dalam PSB ini tidak ada ‘surat kaleng’. Biarlah para siswa yang akan menguji kemampuan mereka sendiri tanpa pesanan atau lainnya,” ungkap Siagian.

Sambungnya, untuk SMA Negeri 6 di Jalan Viyata Yudha, juga akan dimulai tes uji. Bahkan telah direncanakan pembangunan enam ruangan kelas yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di sana.

“Semua bertujuan agar siswa terus berpacu dan bersemangat mencapai keungulan dan kemampuan mereka untuk terus belajar. Selain itu, untuk menjadikan Siantar sebagai kota Pendidikan,” jelasnya.

Dia menambahkan, selain para siswa, guru-guru juga diberikan kesempatan untuk mengikuti uji kompetensi. Untuk kuota 2013, semua guru yang memiliki Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) bisa mengikuti uji kompetensi.

“Keistimewaan kali ini, seluruh guru yang akan mengikuti  uji kompetensi tidak harus sarjana, batasan usia tidak ada dan lain sebagainya. Sehingga peningkatan kualitas guru pun semakin terjamin di bidangnya masing-masing,” sebutnya. (mua)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s